• Search
  • Menu

POLITIK

ARiE C. MELIALA/"PRLM"

Jokowi Bertemu Prabowo

JAKARTA, (PRLM).- Presiden terpilih Joko Widodo akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga pernah menjadi capres dalam pilpres 2014, Prabowo Subianto. Pertemuan ini digelar di kediaman orang tua Prabowo, Soemitro Djojohadikoesoemo, Jalan Kertanegara No.4, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan "Pikiran Rakyat Lintas Media" ("PRLM"), Jumat (17/10/2014) Prabowo sudah beradai di tempat pertemuan. Sedangkan Jokowi masih dalam perjalanan menuju lokasi. Di depan rumah ini, para jurnalis sudah menunggu dan meliput pertemuan dua tokoh ini.

17.10.2014 - 09:45

Ahmad Basarah, "Suasana Mengharukan Harus Diuji"

ARIE C. MELIALA/"PRLM"

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di MPR Ahmad Basarah mengatakan suasana mengharukan saat pelantikan Presiden RI Joko Widodo dan Wapres RI Jusuf Kalla. Hal itu dikemukakannya dalam Diskusi Politik dengan Tema " Membangun Sinergi Pemerintah dan Parlemen yang Sehat" di Cikini, Menteng, Jakarta, Selasa (21/10/2014).

"Suasana mengharukan ini masih harus diuji. Kehebatan yang ditunjukkan partai pendukung Prabowo. Ini sinyal bahwa partai yang dipimpin siap bersama dengan presiden menyongsong jalannya kekuasaan peerintahan Jokowi-JK," kata Ahmad.

Jokowi Janji Umumkan Kabinet Secepatnya

JAKARTA, (PRLM).- Presiden Joko Widodo berjanji akan mengumumkan anggota kabinet pemerintahan secepatnya.

Jokowi tidak menyebutkan waktu yang tepat kapan kabinetnya akan diumumkan ketika ditanya pawa wartawan di Istana Merdeka, usai bertemu dengan Perdana Menteri Papua Nugini, Selasa (21/10/2014).

“Secepatnya, “ kata Jokowi.

Sebelumnya, Tim Transisi menyerahkan 43 nama calon menteri kabinet Jokowi-Jusuf Kalla pada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK.

KMP dan KIH Segera Membubarkan Diri atau Dilebur Jadi Satu Kekuatan

JAKARTA, (PRLM).- Ketua DPP Partai Golkar Melchias Markus Mekeng mendesak supaya KMP dan KIH (Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat) segera membubarkan diri atau dilebur jadi satu kekuatan untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Spirit UUD 1945 mengedepankan sikap musyawarah mufakat, bukan menang-menangan lewat pemungutan suara atau voting.

Golkar Nilai Tiga Catatan Penting di Pidato Jokowi

JAKARTA, (PRLM).- Ada tiga poin yang menjadi perhatian koalisi merah putih dalam pidato kenegaraan yang disampaikan oleh presiden Joko Widodo, Senin (20/10/2014) di Gedung MPR/DPR. Juru bicara Koalisi Merah Putih Tantowi Yahya mengatakan, ketiga poin itu diharapkan mampu membuat Indonesia lebih baik.

"Pertama adalah rekonsiliasi. Beliau (Jokowi) mengharapkan terjadi rekonsiliasi nasional. Beliau menginginkan tidak ada lagi dua kubu," ujar Ketua DPP Partai Golkar itu di gedung DPR, Jakarta, Senin (20/10/2014).

Kabinet Jokowi-JK Jadi Perhatian dan Harapan Rakyat

JAKARTA,(PRLM)- Sampai saat ini banyak beredar berbagai nama yang disebut-sebut sebagai calon mentei-menteri dalam kabinet Jokowi-JK. Nama-nama yang sebenarnya sampai saat ini belum dipublikasikan, sehingga kabinet Jokowi-JK yang resmi sebenarnya belum dibuka.

Terhadap beredarnya berbagai susunan komposisi kabinet Jokowi-JK tersebut, menurut tim transisi yang juga pengurus DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di satu sisi menunjukkan luasnya perhatian dan harapan Publik terhadap kabinet Trisakti Jokowi untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

KMP Tunggu Hasil Muktamar PPP Versi SDA Untuk Tentukan Posisi

JAKARTA, (PRLM).-Koalisi Merah Putih mengaku masih menunggu hasil muktamar VII Partai Persatuan Pembangunan versi Ketua Umum Suryadharma Ali dalam menyikapi kisruh diinternal tubuh partai berlambang Kabah itu. Untuk itu, KMP masih enggan berkomentar banyak soal nasib PPP.

"Masih menunggu muktamar Dewan Syariah. Hasil itu kami adopsi jadi keputusan resmi," ucap Juru Bicara KMP Tantowi Yahya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2014).

KMP Kumpul di Ruangan Ketua DPR, KIH di Nusantara V

JAKARTA, (PRLM).- Koalisi Indonesia Hebat pendukung Jokowi dan Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo, tak berkumpul di satu ruangan sebelum menghadiri pelantikan Jokowi-Jusuf Kalla di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (20/10/2014). Pimpinan KMP berkumpul di Ruangan Ketua DPR Setya Novanto, sementara KIH di Nusantara V.

Ketua Umum Hanura yang merupakan salah satu parpol KIH, Wiranto, mengatakan dengan pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo, sebenarnya mengisyaratkan tidak ada lagi pertentangan antara kedua koalisi.

Ical dan Hatta Datang Lebih Awal

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Umum Partai Golkar dan PAN, Aburizal Bakrie (Ical) dan Hatta Rajasa, datang lebih awal ketimbang ketua umum partai Koalisi Merah Putih lainnya menjelang pelantikan presiden di Kompleks Parlemen, Senin (20/10/2014). Keduanya langsung menuju ke ruangan Ketua DPR Setya Novanto setelah melayani wawancara wartawan secara singkat.

Hatta hadir sekitar pukul 7.51 sedangkan Ical 15 menit sesudahnya. Keduanya mengharapkan Indonesia dalam kepemimpinan Jokowi-Jusuf Kalla bisa semakin maju dan sejahtera.

Negara Lain Nilai Indonesia Punya Harapan Baru

JAKARTA, (PRLM).- Rencana kehadiran beberapa kepala negara serta utusan kepala negara pada pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden ke tujuh, Senin, 20 Oktober 2014 menunjukkan Indonesia memiliki peran penting dikalangan internasional, seperti disampaikan Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Paramadina, Jakarta, Dinna Wisnu.

Usai diskusi di Jakarta, ia mengatakan dibawah kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla, Indonesia dinilai punya harapan baru melakukan perbaikan-perbaikan pada bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya.

Komposisi Kabinet Jokowi Perlu Pertimbangkan Keterwakilan Daerah

JAKARTA, (PRLM).- Saat ini Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla tengah menggodok calon-calon menteri untuk kabinet pemerintahannya. Kabinet di pemerintahan Jokowi-JK diharapkan tidak hanya diisi kalangan partai politik dan profesional, tetapi juga memperhatikan keterwakilan daerah.

"Kalau ada tokoh daerah yang mampu, kenapa tidak? Tentu tokoh tersebut yang memiliki kualitas dan memenuhi syarat," kata peneliti Indonesia Public Institute Karyono Wibowo di Jakarta, Minggu (19/10/2014) malam.