• Search
  • Menu

POLITIK

ARIE C. MELIALA/"PRLM"

Partai Golkar Mengalami Proses Personalisasi

JAKARTA, (PRLM).- Kericuhan yang sempat terjadi di DPP Partai Golkar bermuara dari pengelolaan partai Golkar di bawah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB/Ical). Partai Golkar yang selama ini terbuka, tidak memiliki trah tertentu, tidak dikuasai ormas tertentu, dan tidak berafiliasi pada kekuatan apa pun kini seakan-akan mengalami proses personalisasi.

27.11.2014 - 16:14

Partai Demokrat Baru akan Dukung Hak Interpelasi

JAKARTA, (PRLM).- Sikap Partai Demokrat yang baru akan mendukung hak interpelasi dinilai sebagai upaya partai berlambang mercy itu mengambil keuntungan dari persoalan tersebut. Soalnya, menurut Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia Lucius Karus, Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini seolah-olah enggan secara tegas menyatakan dukungan kepada salah satu koalisi.

Kubu ARB Abaikan Saran Dewan Pertimbangan untuk Tunda Munas

JAKARTA, (PRLM).- Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie mengaku akan mengabaikan rekomendasi dewan pertimbangan Partai Golkar yang meminta penundaan Musyarawah Nasional IX pada 30 November 2014 di Bali. Alasannya, Menurut Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham, putusan Munas itu merupakan hasil dari Rapimnas di Yogyakarta dimana sebagian besar dewan pertimbangan partai hadir pada acara tersebut.

Perpecahan Golkar akan Meninggalkan Banyak Luka

JAKARTA,(PRLM).- Pengamat Politik dari Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti mengatakan perpecahan yang terjadi di tubuh Golkar saat ini akan meninggalkan banyak luka. Gaya-gaya aklamasi yang masih ingin dilakukan di Partai Golkar menurutnya menunjukkan ada yang takut bersaing.

"Takut bersaing membuat banyak rekayasa dilakukan," katanya dalam Diskusi "Ketika Golkar Kalah dan Ricuh di Era Ical: Apa Selanjutnya?" di Menteng, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Sebastian, "Elit PG Membajak Partainya"

JAKARTA,(PRLM).- Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang mengatakan upaya yang dilakukan kader partai yang menolak Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie terpilih kembali harus diikuti dengan penjelasan yang rasional.

Menurutnya penjelasan rasional dan bisa diterima pengurus partai tingkat 1 dan 2 harus ada agar mereka mempertimbangkan pun dengan rasional, bukan emosional.

Andi Sinulingga, "Kalau Demokratis, ARB Tidak Mungkin Menang"

JAKARTA,(PRLM).- Juru Bicara Poros Muda Partai Golkar Andi Sinulingga yakin, jika musyawarah nasional (Munas) Golkar benar-benar dilakukan dengan demokratis, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak akan menang.

"Kalau munas dilakukan terbuka, fair, dan sesuai aturan yang ada, kita yakin, hakul yakin, ARB tidak terpilih. Sehingga itulah dilakukan cara
elitis dan oligarki," kata Andi dalam Diskusi "Ketika Golkar Kalah dan Ricuh di Era Ical: Apa Selanjutnya?" di Menteng, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Megawati Beda dengan Aburizal Bakrie

JAKARTA,(PRLM).- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbeda dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Prestasi keduanya dalam pemilu 2014 membuat dua orang ini tidak bisa disamakan.

Hal itu dikemukakan Wasekjen Golkar Poros Muda T.B. Ace Hasan Syadzily Diskusi "Ketika Golkar Kalah dan Ricuh di Era Ical: Apa Selanjutnya?" di Menteng, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Mahkamah Partai Golkar Akan Bersikap Netral

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi berjanji akan bersikap netral terhadap kisruh internal di partai berlambang pohon beringin tersebut. Untuk itu, mahkamah partai akan melihat terlebih dahulu jalannya musyawarah nasional yang diselenggarakan pada 30 Desember 2014 di Nusa Dua, Bali.

"Silakan saja itu prosedur yang di tempuh mereka, mahkamah partai berusaha netral. Biasanya sikap Mahkamah partai kan tidak bisa bergerak dan defensif tidak bisa apa-apa," ujarnya, di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (27/11/2014).

Surat Larangan Menteri ke DPR RI, Bentuk Komunikasi Politik Buruk

JAKARTA, (PRLM).- Surat larangan para menteri kabinet kerja untuk menghadiri rapat kerja dengan mitra kerja di DPR RI sebagai bentuk komunikasi politik yang buruk. Seharusnya Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan bersikap negarawan yang menjadi pemimpin seluruh rakyat Indonesia, dan bukannya berpihak kepada salah satu kelompok partai politik.

Kalau Presiden Jokowi mencabut surat itu, maka harus pula dilakukan dengan surat edaran yang sama.

Partai Golkar Mengalami Proses Personalisasi

ARIE C. MELIALA/"PRLM"

JAKARTA, (PRLM).- Kericuhan yang sempat terjadi di DPP Partai Golkar bermuara dari pengelolaan partai Golkar di bawah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB/Ical). Partai Golkar yang selama ini terbuka, tidak memiliki trah tertentu, tidak dikuasai ormas tertentu, dan tidak berafiliasi pada kekuatan apa pun kini seakan-akan mengalami proses personalisasi.

Presidium Golkar Yakin Kisruh Golkar tak Seperti Kasus 27 Juli

JAKARTA, (PRLM).- Presidium penyelamat Partai Golkar yakin bahwa langkah tegas meskipun pahit meski ditempuh agar proses perubahan demi perbaikan bisa terjadi di Partai Golkar. Namun demikian, Agus Gumiwang Kartasasmita menjamin bahwa langkah perbaikan tersebut tidak boleh dibarengi dengan kekerasan.

"Memang harus ada langkah-langkah tegas walaupun pahit, tapi untuk jangka panjang akan menjadi yang terbaik bagi Partai. Namun, langkah apapun tidak boleh dibarengi dengan kekerasan," ujar Agus di Jakarta, Rabu (26/11/2014).