• Search
  • Menu

PENDIDIKAN

MUNADY/"PRLM"

M. Raihan Akbar tidak Menyangka Jadi Anggota Paskibraka

JAKARTA, (PRLM).- M. Raihan Akbar salah satu anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) merasa plong setelah berhasil menyelesaikan tugasnya di Istana Merdeka, Jakarta. Raihan yang tercatat sebagai siswa SMAN 8 Kota Bekasi sebelumnya sempat degdegan. Apalagi dia merasa disaksikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, para pejabat, perwakilan dubes negara sahabat, dan masyarakat Indonesia.

18.08.2013 - 13:17

Potensi Indonesia Luar Biasa

BANDUNG, (PRLM).- Indonesia ke depan punya potenis luar biasa. Indikasinya secara global ekonomi bergerak ke timur karena masa emas ekonomi dunia barat sudah habis. Populasi Indonesia keempat terbesar dunia dengan 250 juta jiwa. Bahkan populasi muda Indonesia dengan usia produktif di bawah 50 tahun mencapai 84 persen.

Demikian dikemukakan Pengusaha Indonesia Hary Tanoesoedibjo dalam Kuliah Umum Membangun Budaya Kewirausahaan di Aula Universitas Pasundan, Jln. Setiabudhi, Kota Bandung.

Keberanian Modal Dasar Jadi Enterpreneur

BANDUNG, (PRLM).- Keberanian menjadi modal dasar untuk menjadi enterpreneur atau wirausaha. Ini karena menjadi wirausaha memiliki resiko tinggi untuk sukses maupun untuk gagal sehingga harus disiapkan diri sejak awal. Meskipun begitu keberanian juga perlu ditunjang visi yang jelas.

MAN 1 Bandung Adakan Ekspo Kegiatan Sekolah

SARNAPI/"PRLM"

BANDUNG,(PRLM).-Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandung Jln. H. Alpi, Cijerah, Kota Bandung, menggelar ekspo setelah vakum tujuh tahun. Ekspo berupa lomba-lomba dan pengenalan ekstrakurikuler maupun pembelajaran di MAN 1 Bandung.

"Banyak pertanyaan di masyarakat apa itu Madrasah Aliyah? Sehingga adanya ekspo ini kita ingin menjawab pertanyaan dan keraguan masyarakat," kata Kepala Bidang Humas dan Keagamaan MAN 1 Bandung, H. Nanang Sutisna, S.Ag, di kampus MAN 1 Bandung, Sabtu (30/3).

Kompetisi Debat Nasional "Padjadjaran Law Fair"

BANDUNG, (PRLM) - Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad) menggelar kompetisi debat tingkat nasional bertajuk "Padjadjaran Law Fair". Kompetisi ini digelar sejak Jumat (29/3/13) hingga Senin (1/4/13) mendatang di Grha Sanusi Hardjadinata Jln. Dipati Ukur No. 35, Kota Bandung.

Terhitung sebanyak 24 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut hadir mengikuti kompetisi ini. Terdapat tiga kategori lomba pada kompetisi ini yakni lomba debat hukum tingkat universitas, lomba debat tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan lomba perancangan peraturan perundang-undangan.

Perubahan Kebijakan Pendidikan Hadapi dengan Strategi

BANDUNG,(PRLM).- Perubahan kebijakan pendidikan harus dihadapi dengan strategi. Berbagai perubahan dalam sistem pendidikan juga menuntut siswa untuk fokus belajar dalam mencapai tujuan sejak awal. Proses masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) favorit sudah harus disiapkan ketika siswa berada di tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

Demikian dikemukakan Manajer Pengajaran Ganesha Operation Se-Indonesia Parulian Pangabean dalam Meeting on Maximizing Motivation (M3) & Parents Meeting Strategy For Success UN dan PPDB SMA di Gedung Wahana Pos, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (29/3/2013).

3.000 Siswa SMP dan Orangtua Ikuti Seminar Motivasi

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 3.000 siswa SMP bersama orangtua mengikuti seminar Meeting on Maximizing Motivation (M3) & Parents Meeting Strategy For Success UN dan PPDB SMA di Gedung Wahana Pos, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (29/3/2013).

Pencarian TPP 2013 Berpedoman pada Dapodik

BANDUNG, (PRLM).- Tahun 2013 pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPP) akan berpedoman dari data pokok pendidikan (dapodik). Tidak hanya TPP saja, pencairan dana BOS, tunjangan fungsional, tunjangan khusus bantuan rehab, blok grand/DAK dan bantuan lain juga akan berpedoman pada dapodik.

"Data diperoleh dari sekolah masing-masing, maka dari itu diperlukan operator di setiap sekolah untuk melakukan proses pendataan profil sekolah, siswa, dan guru melalui aplikasi dapodik," kata Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia Iwan Hermawan dalam siaran persnya Jumat (29/3/2013).

Bangun Karakter Sebagai Kebutuhan Warga Negara Global

WIDI KUSUMA ANGGRAENI/"PRLM"

BANDUNG, (PRLM).- Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Prof. Karim Suryadi menegaskan isu karakter bukan hal baru dalam pendidikan karena pendidikan itu adalah karakter. Membangun warga negara berkarakter di era globalisasi amat aktual dengan tantangan nyata saat ini yaitu kebutuhan melahirkan warga negara global yang terdidik.

Transisi demokrasi di tengah arus globalisasi nilai dan transformasi sosial, budaya dan politik dinilai mengaburkan nilai dan praktik yang sudah mapan.

Pendidikan Karakter di Era Globalisasi

BANDUNG, (PRLM).-Pendidikan berkarakter di era globalisasi menyangkut filosofi yang harus dibangunnya warga negara yang berkarakter dalam konteks global sebagai hal mendasar. Beragam isu gender, konflik dan lainnya harus masuk dalam proses pendidikan agar dapat mencegah perilaku-perlaku tersebut. Membangun warga negara berkarakter di era global akan membawa implikasi terhadap pendidikan guru terutama dalam proses pembelajaran di dalam kelas.