• Search
  • Menu

PENDIDIKAN

SARNAPI/"PRLM"

Yayasan Assalaam Terima Puluhan Wakaf

BANDUNG, (PRLM).- Yayasan Assalaam Bandung menerima penyerahan puluhan wakaf dari kaum Muslimin untuk diberdayakan demi kepentingan umat. Wakaf tersebut berupa bangunan, tanah, maupun dana tunai yang nilainya mencapai puluhan miliar.

Wakaf yang diserahkan berada di Desa Pasawahan (Kab. Purwakarta), Baleendah dan Pasirjambu (Kab. Bandung), dan Desa Cirangkong (Subang). Sedangkan di Kota Bandung Yayasan Assalaam juga menerima wakaf di daerah Jln. Jatihandap, Jln. Sasakgantung, Jln. Yuda, Jln. Cibangkong, dan Jln. Melong.

24.01.2013 - 14:32

Dipertanyakan Pemaksaan Pembelian Komputer SMP

KARAWANG, (PRLM).- Sejumlah Kepala Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) di Kecamatan Telagasari Kab Karawang mempertanyakan kebijakan Kantor Wilayah Dinas Pendidikan Jawa Barat yang mendorong mereka untuk membeli perangkat komputer dengan menggunakan dana operasional sekolah (BOS).

SMPN I Sindang Sabet Juara Umum Jumbara 2012

SURATNO/"PRLM"

INDRAMAYU, (PRLM), - 20 siswa SMPN I Sindang Kab.Indramayu berhasil menyabet gelar juara umum ajang jumpa gembira palang merah remaja (Jumbara) tahun 2012 tingkat SMP/MTs se-Kab.Indramayu.

Kepala SMPN I Sindang, H.Karno, MPd didampingi Wakasek Bidang Kesiswaan, Zamhuri Abidin, SH dan Pembina PMR, Hj Aini Hilma, MPd diruang kerjanya, Selasa (2/10), mengatakan, SMPN I Sindang merupakan sekolah yang memiliki motto juang “Favorite Yess” yang didalamnya tertuang semangat berprestasi. Tidak hanya, mengejar prestasi akademik semata tetapi non akademik-pun menaruh perhatian yang sama penting.

DWP Bukan Sekadar Perkumpulan Rutin

INDRAMAYU, (PRLM).- Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan diharapkan bukan hanya sekadar perkumpulan rutin biasa, tetapi diupayakan dapat meningkatkan SDM dan peranan DWP dalam upaya mencapai visi Indramayu yang religius, maju, mandiri dan sejahtera (Remaja). Dalam artian, eksistensi DWP maupun organisasi lainnya serta peranan wanita di Kab.Indramayu akan menjadi lebih besar.

Maraknya Tawuran Bisa Ubah Kurikulum Pendidikan

SOREANG,(PRLM).- Maraknya tawuran antarpelajar akhir-akhir ini bisa menjadi masukan pemerintah untuk melakukan perubahan kurikulum. Hal itu disebabkan kurikulum bukan hanya untuk masalah akademik melainkan juga sikap dan perilaku dalam kehidupan.

"Kami tidak melihat apakah kurikulum saat ini terlalu berat atau tidak, melainkan kepada efektivitas dari penyusunan kurikulum tersebut," kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kab. Bandung, Drs. H. Aa Sudaya, M.Pd, di kampus SMAN 1 Baleendah, Selasa (2/10).

Siswa SMAN 1 Baleendah Peringati Hari Batik

SOREANG,(PRLM).-Siswa-siswa SMAN 1 Baleendah memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini (Selasa, 2/10). Pemakaian batik dinilai unik oleh para siswa sehingga masing-masing siswa melakukan foto dengan baju batiknya.

"Peringatan Hari Batik dilakukan setiap tahun dengan mewajibkan para guru, karyawan, dan siswa memakai baju batik," kata Kepala SMAN 1 Baleendah, H. Aa Sidaya, di ruang kerjanya.

30 Persen Sekolah di Kab. Cianjur Dalam Kondisi Memprihatinkan

WILUJENG KHARISMA/"PRLM"

CIANJUR, (PRLM).-Sekitar 30 persen dari total sekolah di Kabupaten Cianjur kondisinya rusak dan memprihatinkan. Sebagian besar di antaranya adalah bangunan SD.

Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Cianjur, Gunawa Jamhur saat ditemui di kantornya, Pasir Hayam, Senin (1/10).

"Kami akui masih banyak sekolah rusak di Cianjur. Hal ini disebabkan jumlah sekolah rusak yang banyak namun keterbatasan anggaran. Selama ini perbaikan sekolah atau ruang kelas baru banyak dibantua dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan provinsi," katanya.

Disdikpora KBB Harus Segera Minta Maaf

NGAMPRAH, (PRLM).- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bandung Barat harus segera meminta maaf atas kesalahan administrasi terkait uang ketupat Idulfitri. Soalnya, apabila tidak diselesaikan, kondisi itu dapat menimbulkan kekacauan.

Radikalisme Pelajar Akibat Hilangnya Keteladanan

JAKARTA, (PRLM).- Meningkatnya kriminalitas di lingkungan sekolah yang melibatkan anak-anak sekolah akhir-akhir ini akibat kehilangan keteladanan. Baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat. Radikalisme anak-anak itu berarti tercerabut dari akar-akar nilai agama, etika, moral dan kemanusiaan. Karena itu suksesnya pendidikan sekolah itu bukan saja menekankan pada kemampuan otak, tapi juga watak, dan sikap. Sehingga anak-anak itu perlu keteladanan, pembimbingan dan pengalaman.