• Search
  • Menu

Putusan DKPP Pelajaran Bagi KPU dan Bawaslu

, (PRLM).-Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang mengabulkan pengaduan pasangan Cagub-Cawagub Jawa Timur Khofifah-Herman untuk sebagian dan menjatuhkan sanksi kepada komisioner KPU Provinsi memberikan pelajaran penting bagi KPU dan Bawaslu.

Itu karena, penyelenggara Pemilu harus dapat menjaga etika perilaku penyelenggara Pemilu yang berlaku jujur, menjaga kemandirian dan integritas.

"Selain pengetahuan dan ketrampilan teknis kepemiluan yang wajib dimiliki oleh penyelenggara Pemilu, yang jauh lebih penting adalah menjaga independensi dan kemandirian sehingga bebas dari intervensi siapapun dan pengaruh apapun," ucap Deputi Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz di Jakarta, Minggu (4/8/2013).

Menuru dia, kedepan, dalam pelaksanaan Pemilu legislatif, akan sangat tinggi godaan-godaan politik kekuasaan dan iming-iming material karena peserta Pemilu akan semakin banyak.

"Sebanyak dan sekencang apapun godaan politik dan materi, apabila penyelenggara Pemilu menjaga kejujuran, kemandirian dan integritas maka hasil penyelenggaraan Pemilu dapat dipertanggungjawabkan dan keyakinan masyarakat untuk percaya terhadap penyelenggaraan Pemilu semakin meningkat," ucapnya.

Dia menambahkan, apabila sebagai pengawas Pemilu Bawaslu tidak berperan banyak, maka Bawaslu bisa ditinggalkan.

"Bawaslu bisa ditinggal. Penga