• Search
  • Menu

Ada Calhaj Membuat Surat Keterangan Aspal

SOREANG, (PRLM).- Ratusan jemaah calon haji (calhaj) asal Jawa Tengah maupun DKI Jakarta diduga kuat menggunakan kuota haji Jawa Barat termasuk Kab. Bandung. Calhaj luar jawa Barat yang memanfaatkan kuota haji akan banyak merugikan kaum Muslimin Jawa Barat.

"Kasus masuknya ratusan calhaj luar Jawa Barat dengan mendaftar ibadah haji Jawa Barat akan terulang kembali tahun ini. Hal itu disebabkan kuota haji Jawa Barat paling besar se-Indonesia mencapai 37.636 orang," kata Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Babussalam, Dr. H. Fadhlullah M. Said, dalam pembukaan manasik haji KBIH Babussalam, Minggu (31/3/2013).

Pada musim haji tahun lalu, kata Fadhlullah, sebanyak 500 jemaah haji asal DKI Jakarta memanfaatkan kuota haji Jawa Barat. "Ketika menjelang pemberangkatan haji mereka ramai-ramai mutasi ke DKI Jakarta sehingga Jawa Barat kehilangan satu kelompok terbang (kloter). Lima petugas haji yang sudah dipersiapkan Kanwil Kemenag Jabat akhirnya batal berangkat," katanya.

Pada tahun ini, kata Fadhlullah, sudah ada indikasi kuat sebuah KBIH di Kab. Bandung memasukkan calhaj asal Jawa Tengah maupun DKI Jakarta. "Daftar tunggu haji di jawa Barat rata-rata masih di bawah 10 tahun, sedangkan di Jawa Tengah apalagi DKI Jakarta di atas 10 tahun. Mereka membuat KTP dan Kartu Keluarga serta surat keterangan tinggal asli tapi palsu (aspal) dengan melibatkan oknum-oknum di