• Search
  • Menu

Menhir Batu Naga di Gunung Pojok Tilu Melukiskan Mitos Masa Prasejarah

NURYAMAN/"PRLM"

KUNINGAN, (PRLM).- Aneka gambar yang terukir pada tiga sisi bidang permukaan batu menhir di puncak bukit Gunung Pojok Tilu, sekitar Dusun Banjaran, Desa Karangkancana, Kab. Kuningan, diperkirakan melukiskan serangkai cerita mitos pada masa pra-sejarah. Hal itu dikemukakan arkeolog pendiri Masyarakat Arkeologi Indonesia (MARI) Dr. Ali Akbar kepada "PRLM" melalui telefon, Senin (25/3/13).

Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Jurusan Arkeologi Universitas Indonesia (UI) yang kini tengah melakukan penelitian bersama tim dari MARI terhadap situs di puncak bukit tersebut, menyebutkan dari beberapa gambar yang terukir pada batu menhir itu, seperti melukiskan sebuah cerita mitos serangan kekuatan jahat dari bawah bumi ditaklukkan orang sakti.

"Serangan jahat dari dunia bawah berdasarkan mitologi, terukirkan pada batu menhir di sana berupa ular naga. Dan, ketika naga itu muncul ke permukaan bumi untuk melakukan aksi kejahatan di permukaan bumi, berhasil ditaklukkan oleh sesosok tokoh berilmu tingi," kata Ali Akbar.

Sebagaimana yang terdapat pada tiga sisi bidang permukaan batu menhir tersebut, Ia menerangkan satu sisi di antaranya berisi ukiran gambar naga yang baru setengah badan muncul kepermukaan bumi. Dan, pada sisi berikutnya jika dilihat searah putaran jarum jam dari sisi tersebut tadi berisi gambar utuh seekor naga yang ekornya sedang dipegang erat sesosok manusia membawa senjata tajam mirip kudi cikal bakal senjata kujang.

"Kemudian pada sisi bidang berikutnya berisi gambar menyerupai gegunungan seperti yang biasa ditampilkan pada kesenian wayang kulit atau wayang golek. Bagian atas gambar yang menyerupai gegunungan itu, berdasarkan hasil