• Search
  • Menu

Militer Mesir Kemungkinan Akan Kembali Berpolitik

KAIRO, (PRLM).-Perkembangan baru situasi konflik di Mesir, khususnya yang terjadi di Port Said itu, telah membuat sejumlah kalangan berasumsi, militer kemungkinan akan kembali berpolitik.

Tujuannya, untuk mengambil alih kekuasaan sekaligus memulihkan kondisi Mesir yang sejak Mursi terpilih tujuh bulan lalu, tak henti dilanda protes baik itu dari kubu sekuler maupun islamis.

Maraknya demonstrasi ini yang juga telah menyebabkan ratusan korban tewas, telah menyebabkan situasi politik dan ekonomi tidak stabil yang akhirnya bisa membuat Mesir kembali terpuruk dalam situasi yang jauh lebih parah dan konflik tak berkesudahan.

Eskalasi konflik terbaru di Mesir telah menyebabkan sejumlah massa oposisi menyerukan militer untuk mengambil alih kekuasaan agar krisis politik di negara Firaun tersebut berakhir. Terakhir kali militer berkuasa dalah pascaMubarak dilengserkan Februari 2011 lalu.

Saat itu, militer Mesir langsung menjadi penyelenggara pemerintahan darurat Mesir selama 17 bulan sampai pilpres dialangsungkan pada Mei 2012 lalu dengan Muhammad Mursi sebagai pemenangnya. (A-133/A-89)***