• Search
  • Menu

Penerima Dana Hibah Perlu Diawasi Secara Ketat

BANDUNG, (PRLM).- Komisi IV DPR meminta agar pihak-pihak penerima dana hibah kehutanan baik masyarakat maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) agar diawasi secara ketat. Hal itu dikarenakan dana hibah bernilai ratusan miliar dari luar negeri.

" Bagi yang dinilai berhasil perlu diberi tambahan wilayah kelola hutan. Sebaliknya, kepada mereka yang kurang berhasil bahkan gagal, wilayah kelolanya perlu dikurangi bahkan dicabut," kata anggota Komisi IV DPR, H. Habib Nabiel Almusawwa kepada "PRLM", Kamis (28/2/2013).

Dengan cara itu, lanjut Habib, lembaga yang tersisa hanya pihak yang berkompeten dalam ikut mengelola hutan. "Kami imbau para aktivis LSM yang bergerak di bidang kehutanan di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam mengelola hutan dengan memanfaatkan dana hibah luar negeri," ujarnya.

Selama ini LSM-LSM kehutanan demikian garang dan lantang dalam menjaga kelestarian hutan. Tetapi sejauh ini pembelaan terhadap kelastarian hutan tersebut lebih banyak dilakukan secara verbal. Sekarang ini ada kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka tidak hanya mampu berteriak lantang tetapi juga mampu mentransfer manfaat perdagangan karbon dan membuat masyarakat sekitar hutan lebih sejahtera”, paparnya. (A-71/A-147)***