• Search
  • Menu

DPRD Kecewa Pelaksanaan Pembangunan Berjalan Lambat

KARAWANG, (PRLM).- Ketua DPRD Karawang H. Tono Bachtiar menilai eksekutif sangat lambat dalam melaksanakan program pembangunan insfrastruktur. Padahal, waktu pelaksanaan program hanya tersisa 43 hari kerja lagi.

"Kami sangat prihatin atas kondisi ini. Banyak proyek-proyek besar yang gagal dirampungkan tahun ini," ujar Tono, ketika dihubungi "PRLM", Minggu (18/11).

Menurut Tono, beberapa proyek yang terlihat jalan di tempat adalah pembangunan jembatan Alun-alun Karawang, jembatan Tirtajaya, peningkatan kualitas jalan Turi - Tempuran, dan pembangunan akses vital lainnya. Padahal, Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Pelaksana Anggaran Daerah (TPAD) telah mengalokasikan anggaran Rp 350 miliar lebih untuk pembangunan insfrastruktur tersebut.

Disebutkan Tono, berdasarkan kenyataan di lapangan, pihaknya pesismistis anggaran untuk pembangunan dapat terserap secara optimal. Tono memprediksi hingga pertengahan November ini penyerapan anggaran untuk belanja publik hanya mencapai 60 persen dari total anggaran ang disiapkan. "Jika kondisi ini dibiarkan, ada indikasi anggaran belanja publik Rp 300 miliar tidak akan terserap. Dana tersebut dimungkinka masuk ke sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) pada akhir tahun nanti," papar Tono.

Dikatakan, kondisi tersebut merupakan perulangan pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya. Sebab, pada tahun 2011 lalu,