• Search
  • Menu

BPKB Bodong, Empat Kendaraan Diamankan

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak empat kendaraan diamankan. Hal itu dikarenakan Buku Pemilik Kendaraaan Botor (BPKB) yang terbukti palsu. Samsat Bandung Tengah Kepolisian Daerah Jawa Barat menemukan BPKB palsu. Hal itu diketahui ketika pemohon pajak saat membayar pajak dan memperpanjang Surat Tanda Kepemilikan Nomor Kendaraan (STNK) lima tahunan.

"Ada empat unit kendaraan yang kami amankan karena memakai BPKB palsu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul, Senin (3/9/12).

Kasus itu terungkap ketika petugas Samsat melakukan pemeriksaan fisik serta kendaraan di komputer. Dari data, diketahui data tidak sesuai dengan kendaraan yang hendak diperpanjang.

Martinus menjelaskan, kasus tersebut menimpa AH. Ketika itu, BPKB yang dimilikinya palsu.

Petugas mencurigai adanya perbedaan nama pejabat yang menanadatangani BPKP. Seharusnya, pejabat yang menandatangani BPKP pada 2002 di BPKB asli itu ialah Komisaris Besar Rahmat Sidharta (ketika itu menjabat Dirlantas Polda Jabar-red). Sedangkan yang palsu itu ditandatangani oleh Komisaris Besar Sulistiono.

Dari keterangan AH, ketika itu dirinya membeli Isuzu Panther LS produksi 2001 bernomor polisi D 16 DO. Mobil itu dibeli dari seseorang di Pubalingga, Jawa Tengah.

"Nopol kendaraan dia, tidak sesuai dengan data resmi. Nomor kendaraan itu milik mobil lain," ucapnya.

Be