Satu dari Tujuh Responden Yakin Mengalami Saat Kiamat

Sabtu, 5 May, 2012 - 01:38

PRLM - Sekitar 15 persen responden di seluruh dunia percaya, kiamat akan tiba ketika mereka masih hidup atau mengalaminya. Sedangkan 10 persen responden berpikiran kalender Maya akan terbukti terjadi pada 2012.

Akhir kalender Maya yang terbentang selama 5.125 tahun akan berakhir pada 21 Desember 2012 telah memicu berbagai penafsiran dan anggapan hal itu sebagai penanda akhir dunia.

"Meskipun mereka berpikir akan tibanya hari akhir lewat kekuasaan Tuhan, dan alasan lain seperti bencana alam atau peristiwa politik, satu dari tujuh responden berpikiran akhir dunia akan tiba," ungkap Keren Gottfried, manajer penelitian Ipsos Global Public Affairs yang menyelenggarakan survei soal hari akhir itu untuk Reuters.

"Barangkali ini akibat perhatian media yang muncul dari satu penafsiran kalender Maya yang menyatakan dunia 'berakhir' pada penanggalan kit di tahun 2012," ujar Gottfried seraya menambahkan, beberapa suku Maya juga mengabaikan panafsiran tersebut.

Jajak pendapat itu diadakan kepada 16.262 responden dari lebih 20 negara. Hanya enam persen warga Prancis yang percaya akan mengalami Armageddon saat masih hidup, dibandingkan dengan 22 persen warga Turki dan AS yang mempercayainya. Dan sangat sedikit yang percaya di Afrika Selatan dad Argentina.

Hanya tujuh persen warga Belgia dan delapan persen warga Inggris yang percaya kiamat akan tiba saat mereka masih ada.

Indonesia termasuk negara yang menjadi sumber jajak pendapat Ipsos itu, selain China, Turki, Rusia, Meksiko, Korea Selatan, Jepang, AS, Argentina, Hungaria, Polandia, Swedia, Prancis, Spanyol, Belgia, Kanada, Australia, Italia, Afrika Selatan, Inggris, dan Jerman. (A-88/rtr)***