Dua Pendaki Gn. Slamet Ditemukan
PURBALINGGA, (PRLM).- Dua siswa SMA Negeri 9 Yogyakarta yang hilang di puncak Gunung Slamet (3.428 meter) ditemukan di puncak dalam kondisi sakit dan kehabisan bahan makanan.
Kedua mahasiswa tersebut adalah Koko Setiyoko (18) warga Jalan Kusuma Negara Yogyakarta dan Pandu Yustisiawan (18) warga Jalan Godean Yogyakarta.
Koko dan Pandu mendaki Gunung Slamet melalui pos pendakian Kalipagu, Baturaden, Banyumas (Jateng) pada Minggu (29/4). Seharusnya mereka sudah turun melalui pos saat berangkat, pada Senin (30/4) namun hingga Selasa (1/5) petang belum turun.
Tim SAR gabungan dari warga Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga dan Tim SAR Polres Purbalingga dikerahkan melakukan pencarian terhadap dua pendaki.
Koordinator Tim SAR Dukuh Bambangan, Sugeng Riyadi yang dikonfirmasi mengatakan, Tim SAR mengirim dua tim berangkat ke Gunung Slamet, "Kita telah mengetahui titik keberadaan keduanya. Mereka berada pada lokasi terpisah dan dalam kondisi kedinginan,"jelasnya.
Koko dikabarkan berada di pos Plawangan pada ketinggian sekitar 2.700 meter, sedang Pandu pada ketinggian sekitar 2.500 meter. "Posisinya keduanya terpisah, dan kita melakukan evakuasi,” katanya.
Saat ditemukan mereka dalam kondisi sakit dan lemah, sebab stok makanan sudah habis. "Jika kondisinya tidak memungkinkan kita akan evakuasi dengan tandu. Tetapi Tim SAR sedang berupaya untuk memulihkan tenaga mereka," ungkpnya. (A-99/A-26).***
