Hadapi PSIS, Persikab akan Rotasi Pemain
SOREANG, (PRLM).- Menghadapi PSIS Semarang, tim pelatih Persikab akan melakukan rotasi pemain, pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama Grup 2 Liga Prima Indonesia (LPI), di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (28/4/12).
Rotasi pemain tersebut dilakukan menyusul absennya dua pilar Persikab, Wahyu Korpriyana dan Ahmad Mardziana yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
"Absenya Wahyu dan Ahmad Mardziana absen, membuat kita terpaksa melakukan rotasi. Saat ini, kita fokus menyiapkan pemain untuk menggantikan keduanya,"ujar Pelatih persikab, Encang Ibrahim di Mess Persikab, Soreang, Kamis (26/4/12).
Menurut Encang, tim pelatih masih menimbang-nimbang susunan pemain yang akan diturunkan saat menjamu tim "Mahesa Jenar" tersebut. Karena mayoritas pemain Persikab sedang menunjukkan grafik menurun. Hal tersebut dapat dilihat dari tiga kekalahan dan satu hasil seri yang diraih pada pertandingan sebelumnya. "kemungkinan besar, kita akan menurunkan pemain yang masih fresh dan tidak diturunkan saat pertandingan terakhir melawan Persipasi Kota Bekasi,"tutur Encang.
Dia menambahkan untuk mengganti posisi Wahyu Korpriyana, tim pelatih kemungkinan besar akan menempatkan stoper asal Nigeria, Augustus Umeh. Umeh yang akan diduetkan dengan stoper muda Jajang Maulana yang diplot untuk menggantikan posisi Ahmad Ismail.
Untuk menggantikan posisi Ahmad mardziana, tim pelatih memiliki banyak pilihan. Di posisi tersebut ada Ridwan Hermawan, Ervina, dan Irwan. "Untuk menggantikan posisi Ahmad matrdziana, kita masih mempertimbangkannya,"kata Encang.
Mengenai masalah emosi pemain yang dinilai masih labil, Encang menjelaskan, tim pelatih bersama dengan manajemen tim melakukan pendekatan dengan para pemain.
Pada Rabu (25/4/12), tim pelatih dan manajemen tim melakukan pembicaraan dari hati ke hati dengan para pemain.
"Hal tersebut kita lakukan sebagai usaha untuk mengantisipasi masalah emosi para pemain yang masih labil," ujarnya.
Diakui Encang, dalam pertemuan tersebut para pemain diberikan pemahaman mengenai tugas dan kewajibannya di lapangan. Dan paling utama, para pemain diharapkan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan sebelumnya termasuk emosional dalam bermain yang sangat merugikan tim.
"Dalam pertemuan tersebut, suasananya rileks dan para pemain pun memahami apa yang disampaikan sehingga diharapkan masalah emosi bisa diatasi dengan baik,"kata Encang. (A-193/A-108)***
