Aktivis Hewan, "Stop Pembelian Hewan di Kandang Sempit"

Jumat, 27 April, 2012 - 03:57

NEW YORK, (PRLM).- Aktivis hewan dunia memuji langkah perusahaan makanan cepat saji Burger King yang menyetop pembelian produk daging ayam broiler dan juga hewan lainnya yang ditempatkan dalam kandang sempit.

Selama ini aktivis hewan sering mengkritik upaya para pengusaha makanan cepat saji yang demi mengeruk keuntungan maksimal, tidak memedulikan masalah kesejahteraan hewan. Mayoritas perusahaan makanan cepat saji dunia menggunakan ayam yang dipelihara dengan tidak memedulikan kenyamanan para hewan tersebut.

Dalam hal ini, ratusan ekor ayam dipaksakan untuk hidup dalam kandang yang sempit. Akibatnya, ayam-ayam tersebut menjadi stress.

"Saya percaya, banyak konsumen yang sangat menghargai etika. Mereka ingin memastikan produk yang dibeli tidak melanggar etika, baik itu yang mneyangkut manusia maupun hewan," kata analis makanan Phil Lempert, seperti dilansir Yahoo News, Kamis (26/4). (A-133/A-108)***