• Search
  • Menu

Pemkab Kuningan Gratiskan Biaya Proses Berbagai Perizinan

KUNINGAN, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) mengimbau kepada masyarakat yang hendak membuat perizinan untuk kegiatan usahanya di Kab. Kuningan, tidak melalui orang lain atau calo. Di samping itu, BPPT Kab. Kuningan, juga meminta kepada masyarakat yang hendak membuka sektor kegiatan usaha agar mengurus dan mengantongi dulu perizinan resmi untuk usahanya dari Pemkab Kuningan.

Kepala BPPT Kab. Kuningan H. Jajat Sudrajat, Minggu (18/3) menyebutkan, sejak Januari 2012 Pemkab Kuningan telah mengeluarkan kebijakan, menggratiskan biaya proses pembuatan berbagai perizinan. Disebutkan Jajat, jumlah perizinan yang diproses dan diterbitkan Pemkab Kuningan, sementara ini ada 30 jenis perizinan.

Di antaranya, pengesahan ruang, izin lokasi, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin gangguan (HO), izin tempat usaha, izin usaha industri, usaha perdagangan, jasa kontruksi, usaha pariwiosata, lembaga kursus dan pelatihan, dan berbagai usaha lainnya.

"Dari 30 jenis perizinan yang diproses dan diterbitkan di Kab. Kuningan, hanya ada dua yang belum digratiskan, yaitu IMB dan izin gangguan atau HO. Untuk perizinan lainnya sudah digratiskan," kata Jajat.

Oleh karena itu, Jajat meminta kepada masyarakat Kuningan yang hendak membuka aktivitas usaha atau yang aktivitas usahanya belum dilengkapi perizinan, melengkapi perizinan kegiatan usahanya, melalui petugas di kantor BPPT Kuningan.

"Untuk menghindari pengeluaran biaya, masyarakat pemohon perizinan, jangan meminta bantuan orang lain atau calo. Datang saja langsung kepada petugas pelayanan perizinan di kantor BPPT. Dan, kami tidak akan memungut biaya" ujar Jajat.

Jajat menyebutkan, kebijakan perizinan gratis tersebut diterapkan Pemkab Kuningan untuk menumbuhkan dan meningkatkan gairan usaha masyarakat dan meningkatkan investasi daerah di Kab. Kuningan.

"Dampak positif yang diharapkan Bupati Kuningan dari kebijakan perizinan gratis itu pun, dalam dua bulan terakhir sudah mulai terlihat. Sejak kebijakan itu diberlakukan, masyarakat yang memproses pembuatan perizinan usaha di Kuningan, terus meningkat," katanya.

Untuk lebih mempermudah dan meringankan ongkos transportasi masyarak