• Search
  • Menu

Bupati Garut Resmikan Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan

RIRIN/"PRLM"

GARUT, (PRLM).-Setelah dinantikan sekian lama, akhirnya Kec. Karangpawitan dan Kec. Banyuresmi terhubung lewat jembatan gantung yang dibangun antara Desa Sindanglaya-Karangpawitan dan Desa Sukaratu-Banyuresmi.

Jembatan gantung itu merupakan bantuan dari seorang warga negara asing asal Swedia, Toni, tersebut diresmikan oleh Bupati Garut Aceng HM Fikri, Senin (25/4).

Jembatan tersebut terbentang sepanjang 50 m melintasi Sungai Cimanuk dengan lebar 1,5 m. Bahan konstruksi jembatan dikirim secara bertahap dari Swiss, kebanyakan bahan baku terdiri dari kawat baja dan plat besi yang dipasang dengan sistem elastis.

Menurut warga Desa Sindanglaya, Dudi (35), sebelum memiliki jembatan tersebut warga menggunakan rakit bambu untuk menyeberangi sungai. "Sungai ini menjadi perlintasan yang sangat penting bagi warga dua desa. Selain banyak yang bersekolah, juga banyak petani maupun pedagang yang menyeberang daerah ini untuk mengirimkan hasil pertanian," katanya.

Bantuan jembatan tersebut datang tidak diduga. Berawal dari seorang WNA asal Swedia bernama Toni yang melihat kondisi rawannya warga menyeberangi sungai dengan rakit melalui pemberitaan di media massa. "Tiba-tiba, dia datang dan menawarkan bantuan jembatan. Tentu, kami sangat terbuka menerimanya. apalagi, selama ini mengajukan permohonan pembangunan jembatan ke pemerintah tidak ditanggapi terus," tuturnya.

Jika jembatan itu dibangun, tentu akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami sangat menantikan jembatan penyeberangan agar anak-anak tidak perlu was-was pergi ke sekolah di tengah bahaya hanyut," ucapnya.

Bupati Garut Aceng HM Fikri mengakui, bantuan jembatan gantung memang bukan bersumber d