• Search
  • Menu

Pasangan Yudi/Husni Dipastikan Raih Perunggu

GUANGZHOU, (PRLM).- Pasangan Yudi Purnomo/Husni Uba dengan cadangan Jusri Pakke yang sudah berjuang keras, akhirnya harus puas dengan mengantongi medali perunggu nomor double sepak takraw putra, setelah gagal mempertahankan kemenangan sejak babak penyisihan. Mereka ditaklukkan pasangan runner-up Grup A Korea Selatan, Jeong Won-deok/Lee Jun-ho dengan cadangan Lee Gyu-hon 19-21, 20-22 pada babak semifinal dalam waktu 29 menit, yang berlangsung di Haizhu Sport Center, Guangzhou, Jumat (26/11).

Dengan kekalahan tersebut, Indonesia dipastikan meraih medali perunggu karena peringkat ketiga tidak diperebutkan lagi dengan Jepang yang juga sama-sama kebagian perunggu, setelah dikalahkan juara Grup A Myanmar 0-2. Partai final antara Korsel melawan Myanmar akan dipertandingkan Sabtu (27/11) pagi. Dengan hanya menyabet medali perunggu, berarti tim sepak takraw Indonesia mendapat dua medali perunggu, setelah sebelumnya dipersembahkan oleh tim putri. Namun, pengalungan medali baru akan dilakukan Sabtu (27/11) setelah partai final.

Pasangan Indonesia sempat melakukan perlawanan ketat terhadap Korsel. Pada pertandingan yang dipimpin wasit Solomon Padiz dari Filipina dan dua asisten wasit dari Cina, Sun Kei dan Ren Feng, terjadi saling kejar angka, namun pasangan Indonesia gagal dalam penyelesaian akhir. Sebetulnya, pasangan Won-deok/Jun-ho sudah mulai keteter, namun dengan masuknya Lee Gyu-hon menggantikan Jun-ho, mereka hidup kembali dan terus memimpin hingga menyelesaikan set pertama 21-19.

Demikian juga pada set kedua tetap berjalan ketat bahkan hampir memaksa korsel untuk bermain tiga set. Namun, karena kelelahan motor pasangan Indonesia, yaitu smasher Husni Uba minta diganti. Mengingat pukulan smashnya tidak akurat, akhirnya Husni diganti oleh Jusri pada saat Merah Putih memimpin 16-15. Pasangan Indonesia sempat memberikan perlawanan, namun duet kapten tim Yudi dan Jusri tidak sekuat Yudi/Husni. Mereka sempat memaksa deuce 20-20, Yudi/Jusri gagal dalam menyelesaikan pertandingan dan kalah dalam dua angka terakhir 20-22.

Sementara itu, pasangan putri Indonesia, Asmira/Mega Citra Kusuma Dewi dengan cadangan Hasmawati Umar gagal kembali membuat kejutan seperti di nomor tim. Mereka dikalahkan Jepang 0-2. Sehari sebelumnya, mereka juga gagal dalam laga pertama Grup B dengan ditundukkan Korea Selatan. (A-138/das)***