• Search
  • Menu

NASIONAL

WILUJENG KHARISMA/"PRLM"

Pembangunan Gedung Baru di Yogyakarta Berpotensi Rusak Cagar Budaya

YOGYAKARTA, (PRLM).- Balai Pelestarian Cagar Budaya (BCPB) Yogyakarta mengkhawatirkan pembangunan gedung-gedung baru terutama di Kota Yogyakarta berpotensi merusak bangunan cagar budaya yang ada.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta Wahyu Astuti saat dihubungi, Senin (23/3/2015).

"Kami mengajak masyarakat umum ikut melakukan pengawasan terhadap kemungkinan pembangunan gedung baru terutama di lahan yang terdapat cagar budaya," katanya.

23.03.2015 - 20:35

Perpusda Yogyakarta Lakukan Layanan Antar Buku

WILUJENG KHARISMA/"PRLM"

YOGYAKARTA, (PRLM).- Untuk meningkatkan minat baca, inovasi yang sedang direncanakan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Yogyakarta, yaitu layanan antar buku kepada peminjam. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Inovasi Tata Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (LAN), Bessang, saat mengisi lokakarya (workshop) inovasi di Balai Kota Yogyakarta.

"Perpusda Kota Yogyakarta sudah memberikan rencana inovasi kepada kami untuk memberikan layanan antar buku kepada para peminjam. Sehingga ke depannya peminjam tak perlu datang ke perpustakaan," kata Bessang, Rabu (25/3/2015).

Helmy Faishal: Jangan Ada Kriminalisasi Tanah Rakyat

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Fraksi PKB DPR Helmy Faishal mengingatkan jangan ada kriminalisasi tanah rakyat. Dalam masalah pertanahan sejak tahun 1960-an sampai sekarang ini terbukti banyak terjadi kriminalisasi terhadap tanah rakyat termasuk tanah adat.

Rakyat yang mengelola tanah adat puluhan tahun dan sudah berlangsung secara turun-temurun akhirnya harus menjadi korban kriminalisasi tersebut, karena dituduh melanggar Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA).

Mabes Polri Dalami Informasi Anggota Polisi Terlibat ISIS

JAKARTA, (PRLM).-Markas besar Polri masih mendalami informasi adanya seorang oknum anggota Polres Batanghari, Jambi, Brigadir S yang meninggalkan tugas dan diduga berangkat ke Turki untuk bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Untuk itu, Kepala Divisi Humas Polri Anton Charliyan masih enggan mengomentari kabar tersebut. "Itu belum bisa kami jawab," kata Anton di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Anton menambahkan, jika informasi itu memang sudah jelas maka Polri akan menyampaikannya ke publik. Sebab, Polri tak ingin menutupi persoalan tersebut.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Menuju Beijing

TOKYO,(PRLM).- Usai mengunjungi Kantor Toyota Motor Corporation di Nagoya, Jepang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Widodo beserta rombongan, Rabu (25/3/2015) sore, mengakhiri kunjungan kerja di Jepang

Selanjutnya Presiden akan melanjutkan kunjung kerja ke Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), melalui Bandar Udara Internasional Chubu Centrair Nagoya, Jepang.

Bareskrim Tetapkan YAS Sebagai Tersangka

JAKARTA, (PRLM).- Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintah Kota Bandung berinisial YAS ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Sarana Olah Raga Gelora Bandung Luatan Api, di Gedebage, Kota Bandung oleh Bareskrim Polri. Bahkan, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri telah melakukan gelar perkara dalam kasus tersebut.

Denpal Divif 2 Kostrad Produksi Lantak Senjata Ringan

MALANG, (PRLM).- Detasemen Peralatan Divif 2 Kostrad terdiri atas satu Kompi Markas dan tiga Kompi Peralatan. Di dalam kompi peralatan terdapat beberapa seksi yang menangani perbaikan, perawatan dan pembekalan materiil, baik yang berupa kendaraan, senjata dan munisi. Berbagai macam kegiatan telah dilaksanakan untuk mendukung daya gerak dan daya tembak satuan jajaran Divif 2 Kostrad, walaupun dengan keterbatasan alat perlengkapan bengkel.

Prajurit Makostrad Latihan Acu Bidik

JAKARTA, (PRLM).- Prajurit Markas Kostrad melaksanakan latihan acu bidik sebelum melaksanakan latihan menembak memakai peluru tajam, di Lapangan Apel Makostrad. Gambir, Jakarta Pusat.
 
Kegiatan Acu Bidik ini merupakan salah satu bagian dari materi  Minggu Militer bulan Maret ini, yang telah diatur dan direncanakan oleh koordinator latihan Pasipam Ops Denma Kostrad Kapten Inf Wisnu.

Asisten Operasi Kaskostrad Kolonel Inf Dwi Darmadi menjelaskan, dalam meningkatkan profesionalisme keprajuritan setiap prajurit Kostrad harus selalu melaksanakan pembinaan dan pelatihan.

Faktor Politis dan Ekonomi Picu Gerakan ISIS

JAKARTA, (PRLM).- Tumbuhnya gerakan ISIS di Suriah dan Irak tidak semata-mata disebabkan oleh faktor ideologis, namun juga dipicu oleh faktor politis dan ekonomi.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka konferensi internasional tentang terorisme dan ISIS yang diselenggarakan oleh Hendropriyono Strategic Consultant, di Jakarta.

Jusuf Kalla mengatakan, “Masalah ISIS itu bukan hanya masalah ideologis, memang awalnya ideologis tapi (kemudian) disebabkan oleh kemelut politik dan melemahnya pemerintahan, dan kemudian juga masalah ekonomi..”

Maruarar Sirait: Kebutuhan Darah Belum Seimbang dengan Persediaan

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait mengatakan bahwa saat ini kebutuhan akan darah belum seimbang dengan persediaan kantung darah. Untuk itu, dengan donor darah dari TMP diharapkan bisa menambah ketersediaan darah yang sangat diperlukan oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Donor darah merupakan bentuk solidaritas sesama warga negara Indonesia melalui darah. Ketersediaan darah untuk sesama warga negara yang membutuhkan harus kita dukung sepenuh hati," kata Ara, begitu Maruarar disapa melalui siaran pers yang diterima "PRLM", di Jakarta Selasa (24/3/2015) malam.

Pemerintah Harus Berikan Informasi Benar Mengenai ISIS

YOGYAKARTA, (PRLM).-Mencegah warga negara Indonesia berangkat ke Suriah dan bergabung dengan ISIS menurut Peneliti Terorisme dari Institute for Policy Analysis of Conflict, Sidney Jones, tidak cukup dengan menghapuskan situs media ISIS yang beredar di internet.

Menurutnya, pemerintah perlu secara serius memberikan informasi yang benar untuk meluruskan paham sesat yang disebarkan oleh ISIS.