• Search
  • Menu

NASIONAL

KOSTRAD/"PRLM"

Personel Yonif Linud 431 Kostrad Lakukan Terjun Penyegaran

MAROS, (PRLM).- Sebanyak 460 personel Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Linud) 431 Kostrad, Kariango, Maros, melakukan terjun penyegaran (jungar). Mereka menggunakan pesawat Hercules dari Lanud Hasanuddin milik TNI AU. Penerjunan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 431 Kostrad, Mayor Inf Susilo.

19.11.2014 - 10:34

Amran: Masa Depan Pertanian Ada di Litbang

SUBANG, (PRLM).- Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan pentingnya peranan penelitian dan pengembangan (litbang)untuk meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi. Dia menilai, peneliti atau penemu-penemu bibit varietas padi harus mendapat perhatian.

Kucuran Dana Desa Berisiko Besar

SOLO, (PRLM).- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tedrtinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, mengingatkan, implementasi UU Desa No, 6 tahun 2014 yang terkait dengan dana desa memiliki potensi risiko besar. Setidaknya ada dua risiko yang perlu di antisipasi, yakni risiko administrasi dan risiko konflik sosial.

Pasca-bentrok, TNI dan Polri Serukan Persatuan

JAKARTA, (PRLM).- TNI dan Polri menegaskan bahwa dua lembaga itu tetap solid bekerja sama setelah bentrok dua kubu terjadi di Batam, Rabu (19/11/2014) malam.

Juru bicara TNI, Mayor Jenderal Fuad Basya, mengatakan saat ini suasana di Batam kondusif.

"Aparat TNI dan Polri bersama-sama menyelesaikan masalah. Tim gabungan sedang menyelidiki siapa saja yang terlibat," katanya kepada BBC.

Bentrokan berawal dari aksi intimidasi yang dilakukan sejumlah anggota TNI dan Brimob Kepulauan Riau, dan berujung pada aksi pengrusakan barak dan saling tembak.

Satgas Yonif Linud 501 Gelar Jumat Bersih

ENTIKONG, (PRLM).- Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Linud 501/BY Kotis Entikong telah mempelopori kegiatan Jumat Bersih di Entikong. Kegiatan Jumat Bersih ini diikuti oleh, anggota Koramil Entikong, anggota Polsek Entikong, pegawai Kecamatan Entikong, pegawai Bea Cukai Entikong, pegawai Imigrasi Entikong, pegawai P4TKI Entikong, Karantina Ikan Entikong, Karantina Pertanian Entikong, dan warga masyarakat Entikong.

Calon Polwan Harus Mendapat Hak Jawab

JAKARTA, (PRLM).- Anggota Komisi III DPR RI Almuzammil Yusuf mendukung wacana perlunya tes kesehatan menyeluruh termasuk tes keperawanan atau keperjakaan bagi calon polisi laki-laki maupun wanita. Hal ini menurutnya penting sebagai upaya menemukan penegak hukum yang unggul.

Bagi politisi FPKS ini tes keperawanan bagi calon Polwan adalah salah satu cara untuk mengetahui kemungkinan adanya jejak buruk calon penegak hukum. Cara lain bisa dengan investigasi lapangan atau menggunakan lie detector mengonfirmasi pengakuan calon.

Jaksa Agung Baru Kurang Dikenal

JAKARTA, (PRLM).- Posisi strategis seperti Jaksa Agung, Menteri Hukum dan HAM, dan posisi "kursi panas" lainnya seharusnya diisi orang yang rekam jejaknya sudah jelas. Salah satu bukti kejelasannya yaitu dikenal oleh publik dan diketahui kapabilitasnya sebelum menjabat. Namun, jika bicara kapabilitas, Pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun secara pribadi mengaku tidak tahu kiprah Jaksa Agung pilihan Presiden Joko Widodo, HM Prasetyo.

Bentrok Batam, Pangdam dan Kapolda Bisa Dicopot

JAKARTA, (PRLM).- Politisi PDIP TB Hasanuddin menyesalkan insiden bentrok TNI AD Batalyon 134 dan Brimob di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), karena membahayakan, dan memberi contoh buruk terhadap masyarakat.

Kalau insiden itu terjadi lagi di wilayah manapun, maka hukum harus ditegakkan dan atau Kapolda dan Pangdamnya dicopot.

DPR Desak Pimpinan TNI-Polri Selesaikan Bentrok Batam

JAKARTA,(PRLM).- Ketua DPR RI Setya Novanto menyatakan sangat prihatin mendengar insiden 'El Clasico' TNI AD Batalyon 134 dan Brimob tersebut.

Karena itu pihaknya meminta pimpinan TNI dan Polri untuk segera menyelesaikan dan jangan sampai terulang kembali. DPR pun kirim utusan untuk mengetahui fakta di lapangan.

Margarito Kamis: Prasetyo Mumpuni Jadi Jaksa Agung

JAKARTA, (PRLM).- Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menilai, HM Prasetyo sosok ideal untuk menjadi jaksa agung. Sebab, menurut Margarito, baik berasal dari parpol atau nonparpol, sosok jaksa agung tetap dapat diintervensi selama moralitas tidak terjaga.

Menurut Margarito, intervensi merupakan sesuatu yang hampir tidak bisa dihindari oleh seorang jaksa agung.

"Sosok yang berasal dari orang politik bisa mandiri (tak tergoyah intervensi) atau non politikus bisa tak berdaya dengan intervensi. Moralitas lah kuncinya," ujar Margarito di Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Sembilan Jam Diperiksa, Jero Wacik Dicecar Soal THR Komisi VII DPR

JAKARTA, (PRLM).- Setelah sekitar sembilan jam diperiksa KPK, Jero Wacik keluar dari Gedung komisi antirasuah tersebut. Dia mengaku dicecar pertanyaan terkait dugaan adanya dana Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Komisi VII DPR yang diketuai Sutan Bhatoegana.