• Search
  • Menu

LUAR NEGERI

DEMOTIX/"PRLM"

Busa Raksasa Setinggi 3 Meter Cemari Sungai Lea di London

LONDON, (PRLM).- Ini seperti sesuatu yang muncul dari film horor, namun ini adalah adegan yang menyambut para pejalan kaki di sisi sungai Lea di timur laut London pada akhir pekan. Tumpukan busa polutan hingga setinggi 10 kaki (3 meter) ini dituangkan di atas bendung di Lea Bridge Road, dekat Hackney Marsh.

Ketika tertiup angin, bahan-bahan aneh ini terangkat ke udara dan ditiup sampai setengah mil (750 m) jauhnya ke daerah sekitarnya.

15.09.2014 - 17:36

Jumlah Korban Tewas Ebola Menjadi 2.600 Orang

NEW YORK, (PRLM).- Wabah ebola yang menyerang kawasan Afrika Barat masih belum bisa diatasi. Apalagi, vaksin dan obat resmi untuk ebola masih belum tersedia.

Sementara jumlah korban tewas terus bertambah dan korban terinfeksi diperkirakan sudah mencapai 20.000 orang. Data resmi WHO, seperti dikutip Reuters, menyebutkan, jumlah korban tewas di Afrika Barat, 2.600 orang.

Pemimpin Skotlandia Terima Kekalahan dengan Legawa

EDINBURGH, (PRLM).- Pemimpin kelompok pro-kemerdekaan yang juga menteri utama Skotlandia, Alex Salmond, telah mengakui kekalahannya dan mengucapkan selamat kepada kubu pemenang. Dia juga meminta semua warga Skotlandia untuk menerima hasil referendum tersebut.

Selain itu, Salmond meminta warga untuk merayakan suksesnya referendum, meski kubunya kalah. "Ini adalah kemenangan proses demokrasi dan juga partisipasi warga dalam berpolitik," kata Cameron.

Seperti dilaporkan Yahoo News dan BBC, Skotlandia menolak kemerdekaan dari Inggris.

Prancis Serang Kelompok Militan ISIS di Irak

PARIS, (PRLM).- Pesawat tempur jet Prancis telah melakukan serangan udara pertama terhadap kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam (atau ISIS) di Irak, kata pernyataan yang dikeluarkan kantor Presiden Francois Hollande.

Pernyataan itu menyebutkan pesawat-pesawat Prancis menyerang gudang logistik kelompok militan yang berada di wilayah timur laut Irak.

Prancis sebelumnya sudah mengirimkan pesawat pengintainya ke Irak dan memberikan bantuan senjata kepada para petempur Kurdi.

Usai Kubu "Yes" Kalah, Warga Skotlandia Tetap Kompak

EDINBURGH, (PRLM).- Meski kubu pro-integrasi menang, warga Skotlandia tetap kompak dan bersatu. "Perbedaan pendapat tak akan memecah-belah warga di Skotlandia lantaran bagi kita persatuan lebih dari segalanya," ujar pemimpin kampanye pro-integrasi, Alistair Darling, seperti dilansir Yahoo News, Jumat (19/9/2014).

"Hari ini adalah kemenangan buat semua warga Skotlandia dan juga Inggris," kata Darling menambahkan.

21 Desa Kurdi di Suriah Direbut ISIS

DAMASKUS, (PRLM).- Pasukan militan Negara Islam (ISIS) dengan dukungan tank-tank telah merebut 21 desa Kurdi di Suriah utara dekat perbatasan Turki, yang mendorong kaum sipil melarikan diri dari rumah mereka karena takut akan pembalasan oleh ektremis itu.

Selama lebih setahun, kelompok ISIS dan milisi Kurdi telah berperang dengan sengit di beberapa kantong Suriah utara tempat banyak penduduk Kurdi tinggal.

Hanya di Glasgow, Pro-Kemerdekaan Menang Signifikan'

EDINBURG, (PRLM).- Skotlandia menolak kemerdekaan dari Inggris. Demikian hasil akhir perhitungan referendum Skotlandia yang diumumkan otoritas setempat di Edinburgh, Jumat (19/9/2014), seperti dilansir Reuters.

Kelompok pro-integrasi atau pihak "No" yang menyatakan tak ingin merdeka dari Inggris, mendapat suara 55 persen atau sebanyak 1.914.187 suara. Pihak "Yes" atau yang pro-kemerdekaan hanya meraih 45 persen atau 1.539.920 suara.

Polisi Cari Tersangka, Bandara Phoenix Tutup 3 Jam

PHOENIX, (PRLM).- Kebijakan penutupan bandara di kota Phoenix, negara bagian Arizona ini diberlakukan Kamis (18/9) ketika ratusan polisi, yang beberapa di antaranya membawa senjata serbu, melakukan penggeledahan untuk mencari seorang tersangka penembakan yang diduga bersembunyi di lapangan parkir terminal bandara.

Skotlandia Tetap Bersama Inggris Raya

EDINBURGH, (PRLM).- Skotlandia memutuskan untuk tetap berada di Inggris Raya setelah hasil pemungutan suara diumumkan.

Hasil pemungutan suara di 31 dari 32 wilayah menunjukan bahwa sebanyak 1.914.187 orang menolak referendum dan 1.539.920 mendukung.

Secara nasional, tiap kubu hanya perlu sekitar 1.852.828 suara untuk menang.

Pemungutan suara ini adalah puncak dari kampanye yang dilakukan selama dua tahun.

Menteri Pertama Skotlandia, Alex Salmond, mengatakan pihaknya menerima kekalahan.

Pekerja Restoran Cepat Saji AS Tuntut Upah Layak

NEW YORK, (PRLM).- Belum lama ini demonstran turun ke jalan-jalan di sekitar 150 kota di seluruh Amerika sebagai bagian dari kampanye yang dijuluki “Fight for $15” atau “memperjuangkan upah 15 dolar”.

Beberapa orang ditangkap di New York karena menghalangi lalu lintas. Sekitar dua puluhan demonstran ditahan di Detroit setelah mereka menolak menyingkir dari sebuah jalan dekat restoran McDonald. Yang lainnya ditangkap oleh Polisi di Chicago, Las Vegas, Philadelphia, Atlanta, Miami dan Denver.

Kakek Menembak Anak dan Enam Cucunya

FLORIDA, (PRLM).- Seorang kakek menembak anak perempuan dan enam cucunya hingga tewas sebelum kemudian menembak dirinya di kediamannya di Bell, Florida, Amerika Serikat.

Anak-anak itu berusia antara 3 bulan sampai 10 tahun, seperti disampaikan oleh Sheriff Gilchrist County Robert Schultz.

Otoritas telah mengidentifikasi pria bersenjata itu sebagai Don Charles Spirit (51 tahun).

Polisi mengatakan mereka menerima panggilan adanya penembakan pada Kamis (18/9/2014) siang. Ketika polisi tiba, mereka sempat berkomunikasi dengan Spirit sebelum dia membunuh dirinya sendiri.