• Search
  • Menu

INFO HAJI

ADE BAYU INDRA/"PRLM"

Disabilitas Terharu Ikut Manasik Haji

BANDUNG, (PRLM).- Penyandang disabilitas terharu bisa mengikuti manasik haji di Pusdai Jabar, Selasa (18/11/2014). Mereka menginginkan bisa berangkat haji atau umrah meskipun kemampuan ekonominya terbatas.

Seperti diakui penyandang tuna netra, Cecep Suherlan (52) yang ikut dalam manasik haji. "Saya tuna netra sejak usia tiga tahun akibat parasitis atau cacingan, Pertama kali saya ikut manasik haji dan subhanallah," katanya.

18.11.2014 - 11:13

Himpuh Keluarkan Standar Biaya Harga Umrah

BANDUNG, (PRLM).- Himpunan Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh) mengeluarkan panduan soal biaya umrah ini yakni untuk biaya tiket pesawat terbang Jakarta-Jeddah PP minimal Rp 12,8 juta dan maksimal Rp 15,25 juta. Biaya hotel di Madinah per orang minimal Rp 700.000,- dan maksimal Rp 4,2 juta, dan biaya hotel Makkah per orang minimal Rp 800.000,- dan maksimal Rp 6,3 juta.

Muslimin Waspadai Umrah Murah

BANDUNG, (PRLM).- Dalam beberapa tahun terakhir ini ibadah umrah makin marak. Kaum Muslimin yang memiliki kelebihan dalam segi keuangan lebih memilih untuk melaksanakan umrah daripada berwisata ke luar negeri yang sekadar jalan-jalan melihat pemandangan, wisata belanja, atau wisata kuliner. Apalagi setelah daftar tunggu haji reguler sudah di atas 10 tahun dan haji plus di atas enam tahun sehingga ibadah umrah pun menjadi alternatif untuk melampiaskan kerinduan kepada Baitullah.

Kemenag Kab. Bandung Minta Amankan Kuota Haji

SOREANG,(PRLM).- Kepala Kemenag Kab. Bandung meminta semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan haji untuk mengamankan kuota haji Kab. Bandung. Hal itu disebabkan pengamanan kuota haji baru sebatas KTP dan keterangan domisili.

"Berkaca kepada kasus kuota haji Kab. Sukabumi yang dipakai jemaah haji provinsi lain, maka kami berupaya mengamankan lebih ketat kuota haji Kab. Bandung," kata Kepala Kemenag Kab. Bandung, Imron Rosyadi, di ruang kerjanya, Rabu (19/11/2014).

Disabilitas Terharu Ikut Manasik Haji

ADE BAYU INDRA/"PRLM"

BANDUNG, (PRLM).- Penyandang disabilitas terharu bisa mengikuti manasik haji di Pusdai Jabar, Selasa (18/11/2014). Mereka menginginkan bisa berangkat haji atau umrah meskipun kemampuan ekonominya terbatas.

Seperti diakui penyandang tuna netra, Cecep Suherlan (52) yang ikut dalam manasik haji. "Saya tuna netra sejak usia tiga tahun akibat parasitis atau cacingan, Pertama kali saya ikut manasik haji dan subhanallah," katanya.

Umrah Efektif Bentuk Sikap Bijaksana

BANDUNG, (PRLM).- Salah satu media ampuh untuk membentuk seseorang memiliki sifat bijaksana adalah melalui haji dan umrah. Setelah melewati bulan haji, di penghujung Nopember atau awal Desember nanti, umrah menjadi awal “buruan” perjalanan ibadah bagi orang-orang yang memiliki “dahaga spiritual”.

"Dengan pergi umrah, kita akan memiliki banyak pengetahuan, terlebih pengetahuan keagamaan," kata pemimbing haji plus dan umrah Qiblat Tour, H. Yaya Sunarya, di Jln. Taman Cibeunying Selatan 15, Selasa (18/11/201).

Disabilitas Jangan Hanya Menuntut Hak

BANDUNG, (PRLM).- Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jabar, Sri Agustini mengatakan, para penyandang disabilitas jangan hanya menuntut hak-haknya. Namun sebagai manusia juga harus melaksanakan kewajiban kepada Allah Swt.

"Manasik haji bagi penyandang disabilitas bekerja sama dengan Harian PR ini sebagai bentuk agar mereka juga mengetahui kewajiban sebagai hamba Allah," kata Sri di sela-sela manasik haji disabilitas di Pusdai Jabar, Selasa (18/11/2014).

330 Penyandang Disabilitas Ikuti Manasik Haji

BANDUNG, (PRLM).- Sejumlah 330 dewasa dan anak penyandang disabilitas mengikuti manasik haji yang diadakan Baitul Maal Peduli Ummat Pusdai Jabar, KBIH, Pusdai, dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI_ Jabar, Selasa (18/11). Manasik haji pertama kali diadakan di Indonesia bahkan dunia sehingga mendapatkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

"Antara manusia normal secara fisik dan penyandang disabilitas sama posisinya di mata Allah sehingga penyandang disabilitas juga ingin merasakan manasik haji," kata Ketua Baitul Maal Peduli Ummat Pusdai, Dede Ali Koharudin.

Kanwil Kemenag Jabar Akan Evaluasi Haji

BANDUNG, (PRLM).- Kanwil Kemenag Jabar dan Kanwil Kemenag Banten akan menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2014 minggu depan.

"Rapat akan berlangsung di Banten. Mulai musim haji tahun ini jemaah haji Banten bergabung dengan Jabar di Asrama Haji Bekasi," kata Kepala Kanwil Kemenag Jabar, A. Bukhari, Minggu (16/11/2014).

Dia menambahkan, pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji berlangsung lancar. "Tidak ada penerbangan yang delay. Untuk tahun depan kita masih akan memakai Bandara Halim Perdanakusumah karena lokasinya dekat dengan Asrama Haji Bekasi," ungkapnya.

Kemenag Jabar Akan Perketat Kuota Haji

BANDUNG, (PRLM).- Kanwil Kemenag Jabar merasa kecolongan dengan pemakaian ratusan kuota haji Jabar oleh jemaah calon haji dari provinsi lain. Untuk itu, Kanwil Kemenag Jabar meminta pemerintah dan Kemenag kabupaten/kota memperketat pelayanan hajinya.

"Musim haji kemarin ada ratusan kuota haji Jabar yang dipakai jemaah haji dari provinsi lain. Ini kejadian kedua kalinya setelah beberapa tahun lalu," kata Kepala Kanwil Kemenag Jabar, A. Bukhari, di sela-sela sosialisasi periodisasi kepala madrasah di Lembang, Bandung Barat, Minggu (16/11/2014).

Penginapan Jemaah Haji Bisa Dipermanenkan Lima Tahun

JAKARTA, (PRLM).- Komisi VIII DPR dipimpin Ketuanya Saleh Partaonan Daulay Senin (10/11/2014) mengundang organisasi masyarakat yang terkait dengan masalah haji untuk mengonfirmasi pelaksanaan Undang-undang tentang Pengelolaan Keuangan Haji .

Pasalnya dalam periode DPR sekarang ini UU tersebut akan diimplementasikan dan Komisi VIII ingin mendengarkan langsung dari mereka yang tahu dan dilibatkan pada saat pembahasan UU.

Hal itu dikatakannya kepada pers usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan MUI, Forum KBHI,IPHI, Amphuri, Himpuh dan PB HMI.