• Search
  • Menu

HORISON

ABC/"PRLM"

Berhasil, Jantung Cangkokan yang Sudah tak Berdetak Lagi

SYDNEY, (PRLM).- Untuk pertama kalinya di dunia, para dokter di Australia berhasil melakukan pencangkokan jantung yang sudah tidak berdetak lagi, yang menurut mereka akan membuka paradigma baru dalam soal donor organ.

Direktur Eksekutif Institut Victor Chang di Sydney Professor Bob Graham mengatakan teknik yang baru dikembangkan ini akan bisa menyelamatkan 20 sampai 30 persen orang yang mengalami masalah jantung.

Para dokter di Rumah Sakit St Vincent di Sydney berhasil mencangkokkan sebuah jantung yang sudah berhenti berdetak selama 20 menit.

24.10.2014 - 21:09

Gusi Orang Romawi Lebih Sehat

LONDON, (PRLM).- Masyarakat Inggris pada zaman Romawi memiliki gusi yang lebih sehat dibandingkan masyarakat masa kini, ungkap tim yang meneliti kedokteran gigi arkeologi.

Sebuah tim di King's College London dan Natural History Museum menemukan hanya 5 persen orang dewasa zaman Romawi menderita penyakit gusi, di saat tentunya belum ada sikat gigi.

Kelompok peneliti menganalisis 303 tengkorak yang diambil di pemakaman di Poundbury, di Dorset.

Kerangka-kerangka tersebut sebagian besar berasal dari orang yang meninggal di usia 40-an, antara tahun 200 dan 400 Masehi.

Apa Isi Tas Wanita? Beratnya 2,4 Kg

CORBIS/"PRLM"

PRLM - Sembilan dari sepuluh wanita mengaku, isi tas mereka lebih dari 10 benda sampah, namun satu hal yang tak pernah terlupa, uang tunai!

Meski sejumlah produk seperti smartphones semakin kecil dan ringan, tas wanita saat ini lebih berat dibandingkan dengan sebelumnya.

Berat rata-rata tas wanita adalah 5,4 lbs atau 2,4 kg berisi aneka barang. Berat itu setara dengan seekor anjing kecil.

Survei terhadap 3.000 wanita Inggris mengenai isi tas mereka dibandingkan dengan era tahun 1990-an.

Hasilnya menunjukkan lebih dari 20 tahun, isi tas wanita mengalami perubahan.

Berhasil, Jantung Cangkokan yang Sudah tak Berdetak Lagi

ABC/"PRLM"

SYDNEY, (PRLM).- Untuk pertama kalinya di dunia, para dokter di Australia berhasil melakukan pencangkokan jantung yang sudah tidak berdetak lagi, yang menurut mereka akan membuka paradigma baru dalam soal donor organ.

Direktur Eksekutif Institut Victor Chang di Sydney Professor Bob Graham mengatakan teknik yang baru dikembangkan ini akan bisa menyelamatkan 20 sampai 30 persen orang yang mengalami masalah jantung.

Para dokter di Rumah Sakit St Vincent di Sydney berhasil mencangkokkan sebuah jantung yang sudah berhenti berdetak selama 20 menit.

Merek Nokia Lumia Menjadi Microsoft Lumia

PARIS, (PRLM).- Perusahaan teknologi Microsoft sejak lama memberi isyarat akan membunuh merek ponsel pintar Nokia. Langkah itu akan segera diambil dengan mengubah merek dagangnya menjadi “Microsoft Lumia.”

Melalui akun Facebook Nokia Perancis, perusahaan mengumumkan bahwa halaman mereka akan berubah menjadi Microsoft Lumia. Akun Twitter Nokia Perancis juga berkicau demikian.

Kepada situs teknologi The Verge, Microsoft mengatakan bahwa perubahan nama merek menjadi Microsoft Lumia ini selanjutnya bakal diterapkan di negara-negara lain.

Ditemukan Perkampungan Purbakala Tertinggi di Dunia

WASHINGTON, (PRLM).- Sebuah tim penelitian yang dipimpin oleh asisten profesor di Universitas Maine, AS, telah menemukan apa yang sekarang diketahui sebagai perkampungan Zaman Es yang paling tinggi di dunia.

Profesor Kurt Rademaker melaporkan penemuan itu dalam artikel yang muncul Kamis (23/10/2014) dalam jurnal Science. Artikel tersebut menggambarkan perkampungan itu terletak pada 4,5 kilometer di atas permukaan laut di Andes, bagian selatan Peru, yang dihuni sedikitnya 12 ribu tahun yang lalu.

Vaksin Ebola Buatan AS Diedarkan Awal 2015

WASHINGTON, (PRLM).- Institut Kesehatan Amerika di AS juga sedang mengembangkan vaksin ebola lainnya. Saat ini vaksin yang belum diberi nama itu sedang diuji coba terhadap 39 orang penderita ebola.

Jika uji coba tersebut sukses, vaksin tersebut siap diedarkan kepada publik mulai tahun depan.

Sementara perusahaan farmasi raksasa asal AS, Johnson & Johnson, seperti dikutip AFP, mengumumkan, pihaknya telah menyisikan dana sebesar 200 juta dolar AS untuk mempercepat pengembangan vaksin ebola oleh sejumlah institusi di dunia. (Huminca-"PR"/A-88)***

Kanada Kembangkan Baksin rVSV untuk Ebola

JENEWA, (PRLM).- Merespons terus bertambahnya korban ebola, WHO pun tak tinggal diam. Sejak bulan lalu organisasi kesehatan yang terafiliasi dengan PBB itu, telah memberikan izin bagi sejumlah pabrikan farmasi untuk memproduksi vaksin ebola.

Meskipun masih dalam tahapan eksperimental, WHO telah mengizinkan sejumlah vaksi dan obat ebola tersebut digunakan pasien di Afrika Barat. Pasalnya, salah satu obat eksperimental ebola bernama ZMapp, berhasil menyembuhkan sejumlah pasien penyakit mematikan tersebut.

LG Liger, Perangkat Pertama dengan Chipset Odin

SEOUL, (PRLM).-Tampilan dari LG Liger telah bocor ke publik sebelum perangkat pertama yang telah mengadopsi chipset Odin ini resmi diumumkan, demikian dilaporkan laman GSMarena.

Perangkat akan bergabung dengan keluarga LG G3 dengan desain yang mirip tetapi memiliki display yang jauh lebih besar yakni berdiagonal 5.9-inci dan ini merupakan perangkat pertama besutan manufaktur smartphone asal Kota Seoul itu yang telah menggunakan chipset Odin.

Huawei Kapalkan 16,8 Juta Perangkat Smartphone

SHENZHEN, (PRLM).-Huawei tengah transisi menjadi pemain besar di perangkat kelas premium dan itu telah mereka tujukan. Manufaktur smartphone yang berbasis di Kota Shenzhen, Cina itu telah mengapalkan sebanyak 16,8 juta perangkat pada kuartal ketiga tahun ini, demikian dilaporkan laman GSMarena.

Sebanyak 26 persen dari perangkat yang dikapalkan masuk kategori kelas high-end. Angka pertumbuhannya mencapai 23 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu dan 18 persen di pasar Cina.

Sinar Matahari 'Perlambat' Penambahan Berat Badan

PERTH, (PRLM).- Sinar matahari bisa memperlambat penambahan berat badan dan mencegah kemunculan penyakit diabetes tipe 2, kata para peneliti.

Dalam tulisan di jurnal Diabetes, para ilmuwan Inggris dan Australia mengatakan, kesimpulan ini didapat setelah paparan cahaya ultraviolet terhadap tikus-tikus membuat binatang ini lebih sedikit makan.

Kajian ini juga memperlihatkan tikus-tikus ini lebih sedikit makan bukan karena vitamin D, yang dihasilkan tubuh ketika mendapatkan sinar matahari.