• Search
  • Menu

BANDUNG RAYA

ARMIN ABDUL JABBAR/"PRLM"

Eks Hakim PT Jabar, Serefina Pasti Sinaga Divonis 4 Tahun

BANDUNG, (PRLM).- Bekas hakim Pengadilan Tinggi Jabar Serefina Pasti Sinaga (67) divonis empat tahun penjara dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (27/1/2015).

Menurut majelis hakim yang diketuai oleh Barita Lumban Gaol, terdakwa Serefina terbukti bersalah melakukan korupsi dengan menerima janji, padahal saat itu Serefina sebagai hakim yang menyidangkan kasus bansos dengan tujuh terdakwa di tingkat banding.

27.01.2015 - 17:04

PT DAM Serahkan Seribu Bibit Pohon

 PUZIANTO ZULKARNAEN/"PRLM"

BANDUNG, (PRLM).- Kerja sama dengan media massa jangan hanya dilakukan sebuah perusahaan besar dalam rangka pengembangan bisnis semata. Kerja sama seperti itu harus lebih diarahkan untuk pengabdian kepada masyarakat seperti penunaian tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan bentuk pelayanan publik lain.

Disidangkan, Guru SMP Cabuli Sembilan Murid

BANDUNG, (PRLM).- Seorang guru SMP swasta mencabuli sembilan muridnya. Nurjaman alias Cecep (53), guru matematika di sebuah SMP swasta di Kota Bandung harus menghadapi konsekuensi hukum. Ia duduk menjadi pesakitan dan mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Senin (26/1/2015).

Sempat Buron, Pelaku Penusukan Ditangkap Polisi

BANDUNG, (PRLM).-Setelah beberapa hari buron, pelaku penusukan yang menyebabkan seseorang meninggal di Jalan RE Martadinata Kota Bandung, dibekuk tim khusus Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung.

Diketahui, pada Sabtu (24/1/2015) malam sekitar pukul 22.00 WIB, seorang pria bernama Rainald Yoel tewas akibat ditusuk dua pelaku pencurian dengan kekerasan. Korban pun mengalami pendarahan serius di bagian dada dan akhirnya meninggal saat hendak dibawa ke rumah sakit.

Ibu-ibu Gelar Pengajian Dukung Yance

BANDUNG, (PRLM).- Mantan Bupati Indramayu Irianto M.S. Syadiuddin menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Senin (26/1/2015). Saat jalannya persidangan Yance --begitu akrab disapa--, pendukung pun tumpah di halaman PN Jalan RE Martadinata. Bahkan tampak sekumpulan ibu-ibu menggelar pengajian.

Mereka membacakan ayat suci Alquran sebagai bentuk dukungan rohani kepada politisi Golkar tersebut. "Ya saya datang untuk dukung bapak (Yance)," kata Masmi Susilawati (56) ibu asal Indramayu tersebut, Senin (26/1/2015).

Dana BPJS Kesehatan Campur Baur

SOREANG, (PRLM).- Keharaman BPJS Kesehatan juga diakibatkan bercampur aduknya dana yang dimiliki antara dana kaum miskin dari pemerintah, dana asuransi dari PNS, TNI/Poliri, maupun pensiunan serta dana dari kaum kaya.

"Idealnya kaum kaya yang membayar biaya asuransi secara mandiri akan memberikan subsidi kepada kaum miskin. Kalau ini terjadi silakan BPJS Kesehatan beroperasi karena halal malah dianjurkan," kata Ketua Umum PP Persis, KH. M. Abdurrahman, Senin (26/1), di STAI Persis, Bojongsoang.

Massa Memadati Ruang Sidang Pengadilan Tipikor

YEDI SUPRIADI/"PRLM"

BANDUNG, (PRLM).- Ruas Jalan Martadinata di depan Pengadilan Tipikor Bandung lumpuh, Senin (26/1/2015) pagi. Polisi memblokir jalan tersebut sehubungan datangnya ribuan masa untuk menghadiri sidang Irianto M.S. Syafiuddin.

Pemblokiran jalan tersebut dilakukan polisi mulai dari perempatan Jalan Cihapit-Jalan Riau dan perempatan Jalan Lombok-Jalan Riau.

Massa yang datang sejak pagi sudah memenuhi dan memadati ruangan sidang. Sementara itu sejumlah pendukung Yance lainnya tidak bisa masuk dan berjaga-jaga di luar.

16 Hektare TPSR Legok Nangka Belum Sertifikat

SOREANG, (PRLM).- Dari lahan untuk Tempat Pembuangan Sampah Regional (TPSR) Legok Nangka seluas 74,6 hektare terdapat 16 hektare yang belum disertifikatkan. Pembangunan TPSR Legok Nangka terus dilakukan agar bisa dipakai pertengahan 2017.

Hal itu dikatakan Kasi perencanaan Badan Pengelola Sampah Regional Legok Nangka, Budi Anggriawan, saat menerima kunjungan Wakil Bupati Bandung, Deden Rukman Rumaji, Senin (26/1/2015). Kunjungan dihadiri Kabid Kebersihan Dispertasih Kab. Bandung, Cendra Tresnayadi.